Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan membuka rekrutmen Tenaga Kesehatan (Nakes) tambahan untuk mengisi di Rumah Sakit Nur Aini, dan RS Toeloengredjo Pare.

Dua rumah sakit tersebut ditunjuk Pemerintah Kabupaten Kediri sebagai lokasi tempat rujukan baru pasien Covid-19.

Tenaga medis yang dibutuhkan untuk mengisi RS Nur Aini tersebut sebanyak 90 orang. Dari jumlah total kebutuhan tenaga medis tersebut lima orang dokter, 50 orang perawat dan sisanya meliputi security hingga office boy.

Bambang Triono Putro selaku Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mengatakan, jika rekrutmen berlangsung dalam kurun seminggu ke depan. Diharapkan, proses rekrutmen tersebut telah selesai.

"Jadi kemarin itu pendaftaran seleksi administrasi telah ditutup. Nah, kini tinggal melakukan psikotes dan wawancara sebagai parameter seleksi rekrutmen," katanya, Kamis (14/1//2021).

Disinggung mengenai sarana dan prasarana (Sarpras) dalam menunjang kebutuhan ruang isolasi di Rumah Sakit Nur Aini, Bambang mengaku tengah melakukan pengadaan sejumlah alat medis termasuk tabung oksigen hingga sarpras penunjang lainnya seperti laboratorium hingga rontgen portable. Sebab di RS Nur Aini hanya siap bedcover saja (tim/kk).